Wednesday, March 01, 2006

Mengatasi bosan kerja....

(from : Johanes Papu)

Setiap individu pasti pernah mengalami kebosanan. Kebosanan bisa terjadi di dalam berbagai aspek kehidupan individu seperti pekerjaan, sekolah,bahkan perkawinan. Biasanya rasa bosan ditandai dengan kelelahan, miskinkreativitas, hilangnya minat atau ketertarikan pada sesuatu yang dahuludisukai, malas, lesu, dan berbagai perasaan tidak enak yang jika tidakditangani dengan cepat dapat menyebabkan individu tersebut mengalamistress bahkan depresi.Dalam dunia kerja, kebosanan kerja menjadi sangat penting untuk mendapatperhatian mengingat bahwa hal tersebut akan dapat mempengaruhiproduktivitas kerja pegawai. Kebosanan kerja bisa terjadi bukan sajapadapekerja di tingkat bawah (Frontliner) tetapi juga bisa melanda parapekerja di tingkat atas (Managerial Level). Oleh karena itu banyakperusahaan yang melakukan berbagai tindakan pencegahan dengan caramelakukan rotasi kerja, melibatkan pekerja dalam pengambilan keputusan,melaksanakan company gathering, memberikan kesempatan untuk melakukancuti, dan masih banyak lagi hal lainnya. Semua kegiatan tersebutbertujuan untuk membuat para pekerja tidak merasa bosan dan jenuh dengankegiatan-kegiatan yang harus dilakukan sehari-hari. Dari sisi individu,hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar dapat terbebas dari kebosanankerja tersebut?

Penyebab Beberapa alasan mengapa bisa terjadi kebosanan kerja dapat dibagidalambeberapa penyebab, yaitu:

Pekerjaan Tidak Menarik atau Tidak Menantang

Otak manusia membutuhkan stimulasi dan tantangan terus-menerus.Artinyadalam konteks pekerjaan maka otak manusia cenderung membutuhkantugas-tugas baru yang menantang atau menarik. Setiap saat menemukantugasatau tantangan baru maka otak akan berusaha untuk menguasai tugastersebut, dan sesudah berhasil menguasainya maka otak membutuhkanstimulasi baru. Jika stimulasi atau tantangan baru tersebut tidak adadanotak hanya mengulang apa yang telah dikuasai maka tugas atau pekerjaanyang telah dikuasai tersebut menjadi tidak menarik sehingga timbulkebosanan. Para pekerja yang setiap hari hanya melakukan pekerjaan yangsama dan berulang-ulang serta berada dalam lingkungan kerja yang relatifsama akan sangat mudah menjadi bosan setelah menjalani pekerjaantersebutdalam waktu tertentu. Selain itu pekerjaan yang dianggap terlalu mudahatau tidak sesuai dengan tingkatan pengetahuan, kemampuan danketrampilanyang dimiliki oleh seseorang juga akan cenderung membuat ia mengalamikebosanan.

Tidak Memiliki Otonomi

Dalam bekerja hampir setiap individu mendambakan untuk dapat bekerjadengan otonomi yang luas, memiliki tanggungjawab, bisa fleksibel dalammengerjakan tugas-tugas, dan terlibat dalam pembuatan keputusan yangmenyangkut dirinya. Jika hal-hal seperti ini tidak didapat oleh pekerjaselama melakukan aktivitas kerjanya maka kemungkinan untuk menjadi bosanakan sangat terbuka.

Arti Bekerja

Meski telah memiliki pekerjaan yang menantang, otonomi kerja dan dilibatkan dalam pembuatan keputusan, seseorang akan tetap bisa menjadibosan jika ia tidak merasa bahwa bekerja adalah sesuatu yang berhargabagihidupnya. Seseorang yang tidak tahu apa alasannya sehingga dia harusbekerja atau pekerjaan yang ditekuni ternyata tidak memiliki nilai yangsesuai dengan apa yang diyakini pasti akan cepat menjadi bosan. Untukbisatetap bertahan dan menyenangi pekerjaan, seseorang harus mengetahui artipekerjaan tersebut bagi kehidupannya atau dengan kata lain ia harus bisamenjawab pertanyaan mengapa ia harus bekerja.

Tidak Melakukan Apa-apa

Dalam masyarakat kita seringkali kita mendengar komentar seperti:"enaksekali hidupnya si A, punya jabatan tinggi, tiap hari hanya tinggalmakandan tidur saja, tidak seperti saya yang setiap harinya harus bekerjamembanting tulang dari subuh sampai tengah malam untuk bisa makan".Benarkah kehidupan si A akan seenak yang dikatakan oleh orang tersebut?Jawabnya: belum tentu. Dalam kehidupan ini banyak sekali individu yangjustru merasa bosan karena tidak lagi memiliki kesempatan untukmelakukantugas-tugas tertentu karena sudah dikerjakan oleh orang lain. Ada banyakmanager yang akhirnya tidak bertahan di suatu perusahaan meski menyandang jabatan sangat tinggi karena ia merasa tidak dapat berbuat apa-apa. Jadi dalam hal ini datang ke kantor dan duduk-duduk saja sambil memberiperintah belum tentu akan membuat seseorang tidak mengalami kebosanan.

Mengatasi Kebosanan Kerja

Kebosanan kerja bukan saja memberikan dampak yang negatif bagi kinerja individu dalam perusahaan/organisasi tetapi juga dapat menyebabkan berbagai dampak psikologis yang dapat mengganggu kesejahteraan jiwa individu tersebut. Dampak psikologis tersebut misalnya timbulnya rasa hampa dalam diri individu tersebut, meragukan kemampuan diri sendiri atau sebaliknya justru bersikap arogan karena merasa semua tugas dapat dikerjakan tanpa kesulitan, hilangnya motivasi kerja, dsb. Dengan melihat dampak-dampak tersebut maka kebosanan kerja perlu segera ditangani agar tidak sampai menyebabkan stress atau depresi.

Beberapa cara berikut ini mungkin layak anda pertimbangkan jikakebetulananda merasa bosan dengan pekerjaan anda saat ini:

Menulis

Menulis buku, novel, artikel atau training manual akan sangat berguna untuk mengalihkan perhatian anda dari tugas-tugas sehari-hari. Sekali anda melakukan salah satu dari hal-hal tersebut maka anda akan terus tertantang untuk membuat tulisan dengan mutu yang lebih baik. Selain itu dengan menulis maka anda akan terpacu untuk mencari berbagai informasi danbahan-bahan yang diperlukan sehingga wawasan anda menjadi lebih luas dan kesempatan untuk mengaktualisasikan potensi dan kemampuan anda ke dalamtulisan tersebut menjadi lebih terbuka. Bahkan bisa jadi bahwa kegiatan anda menulis tersebut justru menjadi karir yang kemudian membuat andameraih kesuksesan. Contoh nyata dalam hal ini adalah John Grisham,seorang pengacara yang menjadi pengarang Novel, yang justru menjadi terkenal setelah menulis novel dan bukan ketika ia berprofesi sebagai Lawyer.

Mengajar

Menjadi dosen atau guru sudah menjadi suatu fenomena umum yang seringkita temui pada pekerja di Indonesia. Dengan mengajar maka anda akan memiliki kesempatan untuk menikmati kondisi atau suasana yang berbeda antara dunia kerja (kantor) dengan dunia akademik (kampus/sekolah).

Menjadi Mentor

Para pekerja senior maupun manager sebaiknya menyediakan waktu untuk mendidik para professional yunior yang ada dalam perusahaannya. Dalam beberapa perusahaan hal ini mungkin sudah merupakan suatu tugas yang memang harus dilakukan oleh sang manager. Namun demikian jika diperusahaan anda kebetulan belum berlaku hal tersebut maka ajukan diri untuk mulai melakukannya. Hal ini akan sangat berguna dalam mengatasi kebosanan kerja.

Berwiraswasta

Memulai usaha sendiri merupakan suatu langkah besar yang dapat dilakukan oleh para pekerja yang menyukai tantangan. Dengan memulai usaha sendiri maka tantangan akan semakin besar dan akan menuntut individu tersebut untuk menguasai (setidaknya mengetahui) berbagai bidang yang berguna untuk kelangsungan usahanya. Usaha baru yang dijalankan bisa saja masih bergerak pada bidang yang sama dengan yang dilakukan semasa bekerja di perusahaan orang lain, atau bisa juga memilih bidang yang berbeda sama sekali.

Menjadi Konsultant

Menjadi "independent consultant" bagi perusahaan-perusahaan kecil yang tidak mampu membayar jasa perusahaan-perusahaan konsultant besar dan ternama merupakan suatu tantangan yang menarik bagi anda yang sangat menguasai bidang pekerjaan anda. Anda bisa mencoba menjadi konsultant diperusahaan milik anggota keluarga, teman atau relasi anda. Tentu saja hal ini harus dilakukan tanpa melanggar aturan yang berlaku di perusahaan tempat anda bekerja saat ini. Artinya hal ini bisa dilakukan sejauh hal tersebut diijinkan oleh perusahaan tempat anda bekerja atau tanpa menggunakan waktu dan fasilitas dari perusahaan tempat anda bekerja sekarang ini.

Melibatkan Diri Dalam Asosiasi Profesi

Bergabung dengan asosiasi profesi sesuai bidang keahlian yang anda miliki dan mau terlibat dalam aktivitas-aktivitas yang diselengggarakan oleh asosiasi tersebut merupakan suatu cara yang baik untuk kembali menyegarkan semangat kerja anda. Dengan ikut terlibat dalam asosiasi dan kegiatan tersebut maka anda memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan rekan seprofesi sehingga dapat lebih memperkaya wawasan dan dapat memunculkan ide-ide atau harapan-harapan baru. Menjalin Kerjasama Dengan Perusahaan Lain Dewasa ini terdapat aneka ragam perusahaan yang menawarkan peluang kerjayang memungkinkan individu untuk dapat bekerjasama tanpa mengganggu pekerjaan yang sudah ada atau yang sedang ditekuni saat ini. Sebagaicontoh: ada perusahaan yang menawarkan kerjasama dalam bentuk penyertaan saham dan bagi hasil, anda yang menggunakan sistem Multi LevelMarketing,dan ada juga yang berbasis web (kerja jarak jauh), dll. Semua penawarantersebut membuka peluang bagi anda untuk melakukan kerjasama. Anda dapat mempelajari masa depan dari masing-masing perusahaan tersebut dan menentukan mana yang lebih sesuai untuk diri anda. Mengikuti Kursus/Pelatihan Sesekali ikutlah dalam salah satu kursus atau pelatihan untuk mengupdate kemampuan anda dan mendapatkan suasana baru yang berbeda dengan suasanakerja sehari-hari. Bila perlu pilih kursus yang ada di luar kota agar andabisa belajar sambil bersantai dengan keluarga atau teman, sehingga ketika kembali ke kantor pikiran menjadi segar kembali.

Merubah Karir

Jika ternyata anda terus-terusan mengalami kebosanan kerja di bidangyang sama maka ada baiknya anda mulai mengevaluasi diri anda. Cobalah pikirkan kelebihan dan kekurangan anda dalam bidang tersebut. Jika perlu jangan takut untuk merubah karir. Hal ini tentu saja tidak gampang dilakukan,terutama untuk karir yang tidak ada kaitannya dengan bidang pendidikan atau pun keahlian anda, mengingat bahwa kesempatan kerja di Indonesia masih amat tidak seimbang dengan jumlah calon pekerja. Oleh karena itusebelum merubah karir maka pastikan anda membekali diri dengan pengetahuandan keahlian yang sesuai.

Masih banyak cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk mengatasi kebosanan kerja. Pada dasarnya beberapa hal penting yang diharapkan dilakukan oleh para pekerja yang mengalami kebosanan kerja adalah agarmereka dapat mengubah suasana kerja menjadi lebih menarik dan menyenangkan, menemukan sesuatu yang berharga dan bernilai bagi kehidupan dirinya, memilih kegiatan yang menyenangkan, dan menstimulasi otak agardapat membantu diri sendiri dalam mengatasi berbagai persoalan hidup.Intinya untuk menghindari kebosanan kerja maka individu harus mengatasikebosanan tersebut dengan cara:
SEGERA BERTINDAK MELAKUKAN SESUATU. Gejala-gejala kebosanan bukan untuk dihindari tetapi harus diselesaikandengan segera. DON'T WAIT BUT DO IT NOW. Semoga berguna.....

1 Comments:

Blogger sahlafif said...

betulan sobat. I orang yang betul-betul bosen coz ga ada kerjaan di kantoran. makanya I ngerjain tugas lain yang ada hubungannya dengan dunia luar. jalan ketemu pelanggan, ato ngetik laporan kerja di rumah ajah. yah, biar lebih enjoy dalam kerja. btw pikiran U tentang memaknai kerja oke punya.... oke mungkin ini saatnya I musti mikirin mengapa kerja? he he... salam kenal ye....

2:26 PM  

Post a Comment

<< Home

Telah dikunjungi : Kali